
October, 10.2011
6:30 pm
Living room
Hari ini, disini, ditempat saya bekerja ini, saya belajar membesarkan hati. Belajar menyabarkan diri. Belajar menata emosi. Belajar untuk berpikir dengan bijak. Saya benar-benar belajar untuk menjadi lebih dewasa dan bijaksana. Lebih bijaksana dalam bertindak dan berucap. Lebih bijaksana dalam memahami setiap hal. Mencoba mencerna segala sesuatunya dengan seimbang dan sesuai dengan porsinya. Saya, berusaha menjadikan diri saya menjadi lebih arif dalam mensikapi setiap hal. Berusaha memilah, mencerna dan merenungkan setiap masalah yang datang, baik itu yang saya hadapi ataupun orang lain alami. Karena, bagi saya, kebijaksanaan hidup tidak hanya datang dari pemahaman diri, tetapi juga pelajaran yang kita petik dari orang lain. Saya, tak ingin lagi menjadi begitu arogan, menjadi begitu egois, menjadi begitu emosional dan menjadi begitu naïf lagi dalam memandang sesuatu hal. Disana, diluar diri kita, banyak hal yang harus disikapi dengan bijak, ditanggapi dengan lebih arif, dan berfikir lebih terbuka.
Saya, juga menanamkan kedalam kesadaran saya, bahwa tak ada yang sempurna didunia ini. Setiap manusia pasti akan selalu melakukan kesalahan. Setiap kesalahan itulah yang sesungguhnya akan membentuk pribadinya. Menunjukkan bagaimana caranya berfikir, caranya bersikap dan caranya mensikapi keadaan. Dan inilah yang selalu saya anggap sebagai kedewasaan. Dewasa yang bukan melulu soal seberapa banyak umur yang kita miliki, namun soal bagaimana kita bersikap dan mensikapi sesuatu hal termasuk keberadaan orang lain disekitar kita. Kedewasaan bukanlah hal yang stagnan, dia selalu berkembang dan berkembang seiring dengan kehidupan manusia. Inilah yang selalu saya sadari, bahwa saya belum mencapai kata dewasa, bahwa saya akan selalu melakukan kesalahan-kesalahan, bahwa saya akan terus banyak belajar, belajar untuk menjadi lebih dewasa, belajar untuk berusaha bersikap arif, dan belajar untuk menggunakan akal, pikiran, perasaan dan hati sesuai dengan porsinya, karena ini adalah hidup, untuk terus belajar dan belajar. karena hidup juga seperti barisan lagu yang telah dan akan kita pilih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar