Kalau tulisan saya kali ini benar-benar tentang pengalaman masa kecil saya.
Dulu, waktu saya masih kecil, bias dibilang sangat bandel. Suka sekali bermain ke kebun, sawah, sungai dan tempat-tempat lainnya. Bukan hanya sekedar bermain, saya dan teman-teman saya suka sekali mencoba buah-buahan yang kami temui di kebun. Kadang kami memetik buah jambu monyet, duwet, kesemek, sawo kecik, jambu biji, ciplukan, dan murbei. Nah yang terakhir inilah yang akhir-akhir ini berkesan untuk saya.
MURBEI.
Bentuknya yang kecil, imut-imut (seperti saya), manis dan berwarna ungu kehitaman ketika sudah masak dan berasa masam berwarna merah ketika masih muda. Pohonnya kecil seperti pohon tanaman hias. Daunnya (katanya) digunakan untuk makanan ulat sutera. Dulu, dikebun belakang rumah saya ada begitu banyak pohon murbei. Dan buah inilah yang selalu menjadi favorit saya dan teman-teman saya karena bentuk dan rasanya yang manis dan unik. Namun sekarang, pohon buah ini mulai langka, saya tidak lagi dapat menjumpai pohon ini dikebun belakang rumah maupun kebun teman-teman saya. Akibatnya, kami juga sudah tidak dapat lagi menikmati buahnya.
Nah, mulai tahun 2000-an, booming yang namanya Blackberry. Salah satu merek smartphone yang juga menjadi favorit seluruh umat di Indonesia. Bukan handphone-nya yang menarik perhatian saya, namun kata Blackberry-nyalah yang menggelitik rasa ingin tahu saya. Usut punya usut, ternyata blackberry adalah salah satu jenis buah yang tergolong dalam jenis berry. Sebenarnya ada banyak buah yang tergolong dari ras berry, ada blueberry, raspberry, blackberry, dan lain-lain.
Blackberry,
Ternyata anatomi buahnya persis dan sama dengan buah murbei. Bentuk, warna dan ukurannya pun sama. Saya sempat tercengang ketika mengetahui kalau murbey adalah blackberry. Karena rasa tak percaya ini, saya mengkonfirmasikan hal ini kepada teman saya. Dan ternyata benar, blackberry adalah murbei. Spontan saya ingat bagaimana saya menikmati makan buah ini semasa kecil. Begitu enak dan manis.
Sekarang,
Entah dimana keberadaan pohon-pohon buah itu didesa saya. Mungkin karena kami ini orang awam, yang kurang tahu berbagai jenis buah yang bermanfaat sehingga dikira ilalang atau pohon tak bermanfaat. Andai saja masih ada satu pohon yang hidup di desa kami, mungkin anak-anak kecil sekarang ini bisa juga menikmati murbey yang juga blackberry. Ternyata, pengalaman masa kecil bisa menambah kekayaan pengetahuan kita, walau tanpa kita sadari secara langsung.
http://www.differencebetween.net/object/comparisons-of-food-items/difference-between-blackberry-and-mulberry/
BalasHapusKayaknya murbei itu Mullberry...
beda mbak antara murbei dan blackberry, genusnya aja beda..
BalasHapusmurbei itu Morus alba, kalau blackberry itu Rubus spp, ada Rubus fruticosa, Rubus ursinus, Rubus idaeus, dll..
blackberry sangat jarang ditanaman di Indonesia, kbnyakan di eropa sma amerika utara. klo murbei itu yang banyak ditanaman di Indonesia..
Yapz bener...
HapusYapz bener...
Hapusgreat
BalasHapus