the chef

Foto saya
yogyakarta, Indonesia
ehmmm....uhmmmm....erggghhh.....(rethinking)...

Selasa, 28 Desember 2010

BRI oh BRI



sumpah hari ini saya merasa begitu kesal dan jengkel. emosi tingkat tinggi. gimana enggak kesal coba, yang namanya Bank, apalagi Bank milik pemerintah seharusnya memberikan pelayanan yang optimal dan maksimal, juga kinerja karyawannya yang bagus dan profesional. ini enggak sama sekali. teller bank ini benar-benar enggak profesional. bagaimana bisa seorang teller bank bisa salah memasukan uang setoran ke rekening pihak lain. benar-benar mengesalkan sekali. ini benar-benar saya alami.

tanggal 20 desember 2010 kemarin, saya berangkat ke Bank BRI Cabang Dekso berniat menyetorkan uang setoran listrik sambil sekalian menuju ke KUD Samigaluh untuk menyerahkan seluruh slip setoran bulan itu. sesampai di BRI Dekso, saya pun mengantri. lama mengantri dan menunggu no antrian dipanggil, akhirnya saya pun dipanggil juga. begitu dipanggil, saya langsung menyerahkan uang sebesar 70.000 rupiah kepada sang Teller dan mendapatkan kembali slip setoran saya.

selang beberapa hari, baru saya ketahui si Teller salah memasukan rekening tujuan yang saya tulis. kodenya pun salah. padahal jelas-jelas disitu tertulis siapa penyetornya, namun si Teller salah memasukan kodenya sehingga yang muncul adalah nama yang lain. hal ini kemudian menyebabkan keribetan mengurus pembukuannya. saya benar-benar kesal dan kecewa dengan kinerja si Teller ini. bagaimana bisa pegawai Bank sekelas ini bisa begitu tidak teliti dan merugikan nasabahnya.

demi mengurus semua kekacauan ini kemudian saya jauh-jauh pergi ke bank ini dan bermaksud meminta koreksi atas kekelirian pihak bank ini. perdebatan alot pun terjadi antara saya dengan pihak bank. kebetulan saya langsung ditemui oleh kepala unit bank tersebut. jelas langsung saya manfaatkan dengan mengkomplein habis-habisan keteledoran si Teller ini. saya tetap bersikukuh meminta koreksi pada slip pembayaran saya tersebut. tapi pihak bank beralasan tida dapat membuka sistem saat transaksi tersebut karena sistem tidak dapat dibuka jika tidak pada saat hari transaksi itu berlangsung. jelas saja saya marah-marah, saya merasa kecewa dan dirugikan. pada ahirnya pihak bank ini hanya memberikan surat keterangan yang menyatakan pihak bank telah salah mengirimkan kode giringnya. dan dengan masih amat sangat kesal dan muka yang masih masam saya terima surat keterangan itu serta ngeloyor pergi meninggalan si Teller tersebut. sampai saat ini saya masih benar-benar kesal dengan kejadian ini. dan ini membuat saya enggan menggunakan jasa dari bank ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar