saya masih dendam..masih ingin mencakar wajahnya,menarik lidahnya kemudian merobek mulutnya yang nyinyir.
saya masih marah..ingin membalas ketidaksopanannya.menusuknya dgn kata terpedas yang saya miliki..
tapi,saya terlalu berpendidikan untuk melakukan semua itu.karena saya lebih beradab dibanding dia.
dan.. percayalah suatu saat kelak, kau pun akan merasakan lebih dari yang pernah ku alami. itu adalah pasti. maka tunggulah saat itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar