the chef

Foto saya
yogyakarta, Indonesia
ehmmm....uhmmmm....erggghhh.....(rethinking)...

Selasa, 28 September 2010

bhineka tunggal ika??


beda itu indah, sama seperti konsep mozaik. beda, tapi kalo dilihat dari jarak yang tepat akan terlihat indah dan membentuk satu kesatuan yang utuh. begitu juga dengan negara ini, berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

coba lihat deh, dari ujung sumatra sampai ujung papua, enggak ada adat, budaya dan agama yang sama dalam suatu daerah. semua beda. heterogan. itu yang bikin negara kita ini unik dan kaya. tapi sayang, enggak banyak orang yang sadar akan keunikan itu. kadang golongan mayoritas lebih memaksakan diri kepada golongan minoritas. chauvisme. saya suka sedih kalo liat berita-berita di televisi. bentrok antar suku ataupun agama. coba inget deh sudah berapa banyak konflik suku di negara ini, yang saya ingat betul konflik sampit, papua dan tarakan. atau konflik agama di ambon. itu baru di negara ini. belum yang terjadi di dunia, yang kebanyakan konflik antar agama. inget gak peristiwa konflik india-pakistan, arab-israel, dan uigur-china/thailand, semua itu nunjukin konflik antar agama. islam vs hindu, islam vs yahudi dan islam vs budha. heran. kenapa harus berkonflik? islam yang notabene agama mayoritas yang sejauh pengetahuan saya, mengajarkan kebaikan, malah berkonflik dengan agama lain. seingat saya islah adalah perdamaian. saya sering terkejut ketika mendengar berita pembakaran gereja atau perilaku anarkis yang dilakukan pihak tertentu, yang kadang diduga sebagai salah satu ormas. sedih. kenapa agama selalu dijadikan pembenaran suatu hal, tuhan saja enggak butuh pembenaran dari manusia. saya ingat betul peristiwa pembakaran gereja dibeberapa wilayah indonesia. sampai saat ini saya masih belum bisa mengerti kenapa itu terjadi. apa salah mereka?banyak nyawa tak berdosa melayang.

saya memang muslim, tapi saya juga terlalu sering tidak sepaham dengan perilaku ekstrim dari muslim yang lain. perusakan, sweeping, pemblokiran, pembubaran atau perilaku apapun yang kadang saya merasa terlalu memaksakan ajaran agama. negara ini negara berketuhanan, yang bukan diartikan islam adalah agama paling benar. islam hidup berdampingan dengan agama lain. sudah seharusnya saling memahami, saling menghargai, saling menghormati dan toleransi. bukan saling adu ajaran. tidak perlu saling menyalahkan tiap ajaran agama satu dengan yang lain. agama adalah kepercayaan yang bersifat privat dan sangat individual. urusan tuhan dengan individu itu sendiri, jadi orang lain atau pihak lain tidak berhak mencampuri.

saya sering bingung dengan negara ini. semboyan bhineka tunggal ika tapi kenapa muncul perda syariat? dibangun dengan megah Taman Mini Indonesia Indah sebagai simbol keragaman, tapi perilaku tidak mencerminkan. harusnya negara ini mampu menjadi simbol perdamaian dunia karena keragamannya. promoted the world peace..bukan malah sebaliknya.ah..andai borobudur bisa bersanding dengan muara takus..

.....thinking......gak tau ah...pusing....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar