beberapa hari terakhir ini setiap kali saya membuka fesbuk (facebook.red), banyak status tentang puasa, lebaran, baju baru dan malaysia vs indonesia. sebenarnya sedikit membosankan, momen yang sedang 'in' memang itu-itu saja. bukannya saya tidak memiliki rasa nasionalisme terhadap indonesia ataupun rasa tertarik terhadap peristiwa-peristiwa tersebut. alasan saya cukup simple, saya tidak ingin berkoar-koar masalah yang sebenarnya saya sendiri tidak begitu memahami ujung pangkalnya. saya juga bukan seorang ahli politik, tata negara, hukum ataupun seorang ahli teritori wilayah suatu negara, sehingga saya mampu memberikan pendapat saya yang kebenarannya sendiri saya sangsikan. saya hanya mencoba menjadi seseorang yang percaya sepenuhnya pada kepiawaian para pemegang pemerintahan negara ini. toh mereka adalah orang-orang cendekia dengan keahlian yang mumpuni dibidangnya. jadi buat apa saya banyak bicara dan bertingkah sok tahu, padahal pada dasarnya tidak ada yang dapat dilakukan oleh diri saya. toh saya hanya bisa mengikuti pemberitaannya saja.
namun semalam saya dan teman saya sempat iseng smsan mengutuki malaysia dan indonesia. bukan karena kami kesal atau marah, hanya sebagai pelampiasan penat kami seharian beraktivitas diluar rumah dengan harapan pikliran kami menjadi lebih segar kembali. kira-kira begini kronologisnya :
pukul : 04.35 sore
dia (untuk teman saya) dan aku (untuk saya)
dia : org2 malay itu nginjek sumatra aja bakal kena bombardril. dbuang k laut lepas lgsg
04.35 sore
aku : nginjek jawa ceburin ke gunung merapi ato bawa ke lapindo buat sumpel..xixixxi..
04.00 sore
dia : hajar aj jwa2 malingsia gt.dajakn perang aj,biar kapok.pddk kta lbh byk,krahkan org sampit, madura, palembang, ambon papua.mnta digayang bener. stop nonton upin-ipin.
04.40 sore
aku : wesss...dari sabang sampe merauke dong..jangan kuliah dimalaysia..usir penduduknya dari indon..kejam.
04.45 sore
dia : ok.lmpar jg tu mhs kdokteran yg dr malay.DO dr UGM.cb ak rektory.byk yg dkt kosku srg ak plirikin kl lwt.pengeny tak cakar2,tp kl sndr takut dkroyok.wkwkwk
04.47 sore
aku : jangan..santet aja..kerahkan rian dan babe..mutilasi habis2an..ato kado gas 3 kg..
04.50 sore
dia : wkwkwkw...iy tu.kirimi gas lpj 3 kg it.dbungkus ky parsel.
04.58
aku : iy ide bagus...byk stok melon ijo siap ledak..wkwkw..
05.00 sore
................... sms tidak berlanjut karena azan magrib tiba. mungkin teman saya sibuk berbuka puasa. tapi setelahnya saya menyadari ternyata banyak yang kesal dengan ulah malaysia. indonesia bak seorang suami yang melihat isterinya dicumbu seorang lelaki lain dihadapan matanya, namun sayangnya masih belum bertindak dan terkesan mendiamkan. entahlah..para pemerintah yang tahu.
namun semalam saya dan teman saya sempat iseng smsan mengutuki malaysia dan indonesia. bukan karena kami kesal atau marah, hanya sebagai pelampiasan penat kami seharian beraktivitas diluar rumah dengan harapan pikliran kami menjadi lebih segar kembali. kira-kira begini kronologisnya :
pukul : 04.35 sore
dia (untuk teman saya) dan aku (untuk saya)
dia : org2 malay itu nginjek sumatra aja bakal kena bombardril. dbuang k laut lepas lgsg
04.35 sore
aku : nginjek jawa ceburin ke gunung merapi ato bawa ke lapindo buat sumpel..xixixxi..
04.00 sore
dia : hajar aj jwa2 malingsia gt.dajakn perang aj,biar kapok.pddk kta lbh byk,krahkan org sampit, madura, palembang, ambon papua.mnta digayang bener. stop nonton upin-ipin.
04.40 sore
aku : wesss...dari sabang sampe merauke dong..jangan kuliah dimalaysia..usir penduduknya dari indon..kejam.
04.45 sore
dia : ok.lmpar jg tu mhs kdokteran yg dr malay.DO dr UGM.cb ak rektory.byk yg dkt kosku srg ak plirikin kl lwt.pengeny tak cakar2,tp kl sndr takut dkroyok.wkwkwk
04.47 sore
aku : jangan..santet aja..kerahkan rian dan babe..mutilasi habis2an..ato kado gas 3 kg..
04.50 sore
dia : wkwkwkw...iy tu.kirimi gas lpj 3 kg it.dbungkus ky parsel.
04.58
aku : iy ide bagus...byk stok melon ijo siap ledak..wkwkw..
05.00 sore
................... sms tidak berlanjut karena azan magrib tiba. mungkin teman saya sibuk berbuka puasa. tapi setelahnya saya menyadari ternyata banyak yang kesal dengan ulah malaysia. indonesia bak seorang suami yang melihat isterinya dicumbu seorang lelaki lain dihadapan matanya, namun sayangnya masih belum bertindak dan terkesan mendiamkan. entahlah..para pemerintah yang tahu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar